Selasa, 13 Agustus 2013

Pilihan Diakhir Tahun 2012



2012 merupakan tahun yang sangat berkesan bagi saya, yahh dari segi akademik alhamdulillah (tahu lah yah alhamdulillahnya gw gimana) trus dari segi organisasi alhamdulillah proker saya juga berjalan lancarrrr.

            Kala itu, Bem  FEM Kabinet Progresif sudah demisioner dan kabinet berikutnya akan segera dibentuk, para calon ketua bem telah berkampanye memaparkan visi dan misinya. Tim formaturnya pun telah dibentuk untuk kabinet selanjutnya.  Setelah melalui pemilihan oleh seluruh masyarakat FEM akhirnya pemilihan ketu bem itu dimenangkan oleh Erlangga, yup eks kadept kastrad ini mengungguli suara dari calon lainnya yaitu Hadiansyah yang juga eks kadept pengmas. Walau suaranya terpaut sedikit tapi hasil ini diterima oleh seluruh masyarakat FEM.

            Seteleah Erlangga terpilih menjadi ketua, dia membentuk tim formatur untuk kabinet selanjutnya dan memilih pesaingnya yaitu hadiansyah sebagai wakilnya dan beberapa BPH lainnya. Dalam struktur organisasi bem fem, ada yang berbeda dari struktur bem lainnya yaitu adanya posisi kabid yang membawahi dua departemen. Bisa dikatakan kabid ini mengontrol dua departemen dibawahnya. Kabid – kabid ini dipilih oleh tim formatur yang memang telah mempertimbangkan alasan mengapa memilih orang ini menjadi kabid.

            Setelah beberapa lama setelah pemilihan, teman saya willy yang merupakan ketua tim sukses dari hadiansyah ini ditawarkan menjadi kabid sopol (sosial dan politik), dan setelah berpikir lama dan mengajak sharing beberapa orang dia mengiyakan untuk menjadi kabid sospol. Tak selang beberapa lama dari itu, angga (panggilan erlangga)menelpon saya untuk bertemu dan memang ada pikiran dari saya kalau angga akan menawarkan posisi kabid bos (budaya, olahraga dan seni) dan ternyata benar dia menawarkan posisi tersebut tapi saya meminta tenggang waktu untuk memikirkannya.
            Selama tenggang waktu  satu hari yang diberikan itu saya berpikir
apakah saya layak menduduki posisi itu?
Apakah saya bisa mengontrol kedua departemen yang jelas – jelas berbeda?
Apakah saya mampu menyukseskan megaproker kedua departemen itu?

Saya mulai berpikir untuk menolak tawaran dari angga tersebut, karena memang saya belum ada pikiran untuk melanjutkan lagi karena saya mau fokus akademik dan memang saya pernah berkata ke teman – teman yang lainnya kalau saya tidak akan melanjutkan lagi. Tapi pada akhirnya setelah berpikir sehat saya memutuskan untuk melanjutkan perjuangan di kabinet prioritas. Saya mempunyai niat untuk memperbaiki kesalahan – kesalahan di kabinet sebelumnya dan berjanji untuk membantu menyukseskan megaproker mereka dengan segala kemampuan yang saya miliki.
Apalagi saya mendapat kepercayaan dari eks ketua bem fem untuk meyukseskan salah satu megaproker yang di tahun kemarin tidak terlaksana sesuai rencana..


Pilihan di akhir tahun 2012 yang akan mengubah kehidupan saya di tahun 2013, semoga berhasil…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar